Global Variable

Ingat Waktu Coy

Ingat Waktu Coy _

Kamis, 03 Januari 2013

Keutamaan Shalat Isya Dan Subuh

·
Ass Kali ini Gua Akan Membagikan Artikel Tentang Keutamaan Shalat Isya Dan Subuh


حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيْمَ أَخْبَرَنَا الْمُغِيْرَةُ بْنُ سَلَمَةَ الْمَخْزُوْمِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ وَهُوَ اِبْنُ زِيَادٍ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ حَكِيْمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي عَمْرَةَ قَالَ:
دَخَلَ عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ الْمَسْجِدَ بَعْدَ صَلاَةِ الْمَغْرِبِ فَقَعَدَ وَحْدَهُ فَقَعَدْتُ إِلَيْهِ فَقَالَ يَا اِبْنَ أَخِي سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ

260 – (656)
Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Al Mughirah bin Salamah Al Makhzumi telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid yaitu Ibnu Ziyad, telah menceritakan kepada kami Usman bin Hakim telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Abu ‘Amrah katanya:
Usman bin Affan memasuki masjid setelah shalat maghrib, ia lalu duduk seorang diri, maka aku pun duduk menyertainya. Katanya: Wahai keponakanku, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Barangsiapa shalat isya` berjama’ah, seolah-olah ia shalat malam selama separuh malam, dan barangsiapa shalat shubuh berjamaah, seolah-olah ia telah shalat seluruh malamnya.
(Shahih Muslim 656-260)
وَحَدَّثَنِيْهِ زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ الْأَسَدِيُّ ح و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ جَمِيْعًا عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي سَهْلٍ عُثْمَانَ بْنِ حَكِيْمٍ بِهَذَا اْلإِسْنَادِ مِثْلَهُ
(656)
Dan telah menceritakan kepadaku hadis ini Zuhair bin Harab telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah Al Asadi (Dan diriwayatkan dari jalur lain) telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Rafi’ katanya, telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq, semuanya dari Sufyan dari Abu Sahal Usman bin Hakim dengan sanad seperti ini.
(Shahih Muslim 656)
وَحَدَّثَنِي نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ اَلْجَهْضَمِيُّ حَدَّثَنَا بِشْرٌ يَعْنِي اِبْنَ مُفَضَّلٍ عَنْ خَالِدٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ سِيْرِيْنَ قَالَ سَمِعْتُ جُنْدَبَ بْنَ عَبْدِ اللهِ يَقُولُ:
قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللهِ فَلاَ يَطْلُبَنَّكُمُ اللهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ فَيُدْرِكَهُ فَيَكُبَّهُ فِي نَارِ جَهَنَّمَ
>261 – (657)
Dan telah menceritakan kepadaku Nashar bin Ali Al Juhdhami telah menceritakan kepada kami Bisyir yaitu Ibnul Mufadlal dari Khalid dari Anas bin Sirin katanya: aku mendengar Jundab bin Abdullah berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
Barang siapa shalat subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah, oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu dari kalian sebagai imbalan jaminan-Nya, sehingga Allah menangkapnya dan menyungkurkannya ke dalam neraka jahannam.
(Shahih Muslim 657-261)
وَحَدَّثَنِيْهِ يَعْقُوْبُ بْنُ إِبْرَاهِيْمَ اَلدَّوْرَقِيُّ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيْلُ عَنْ خَالِدٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ سِيْرِيْنَ قَالَ سَمِعْتُ جُنْدَبًا اَلْقَسْرِيَّ يَقُولُ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
مَنْ صَلَّى صَلاَةَ الصُّبْحِ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللهِ فَلَا يَطْلُبَنَّكُمُ اللهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ فَإِنَّهُ مَنْ يَطْلُبْهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ يُدْرِكْهُ ثُمَّ يَكُبَّهُ عَلَى وَجْهِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ
262 – (657)
Dan telah menceritakan kepada kami Ya’qub bin Ibrahim AdDauraqi telah menceritakan kepada kami Ismail dari Khalid dari Anas bin Sirin katanya, aku mendengar Jundab Al Qasri berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
Barangsiapa shalat subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah, oleh karena itu jangan sampai karena jaminan-Nya tadi, Allah menuntut kalian dengan suatu hal, Maka sesungguhnya barang siapa yang Allah tuntut dengan sesuatu karena jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya dan menelungkupkan atas wajahnya di neraka jahannam.
(Shahih Muslim 657-262)
وَحَدَّثَنَا أَبُوْ بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيْدُ بْنُ هَارُوْنَ عَنْ دَاوُدَ بْنِ أَبِي هِنْدٍ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ جُنْدَبِ بْنِ سُفْيَانَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذَا وَلَمْ يَذْكُرْ فَيَكُبَّهُ فِي نَارِ جَهَنَّمَ
(657)
Dan telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah, telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun dari Dawud bin Abu Hindi dari Hasan dari Jundab bin Sufyan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dengan hadis seperti ini, hanyasaja ia tidak menyebutkan kalimat “Lantas Allah menelungkupkannya ke dalam neraka jahannam.”
(Shahih Muslim 657-261)


“Dan dirikanlah pula sholat Subuh. Sesungguhnya sholat Subuh itu disaksikan oleh malaikat”. (QS.Al Isroo (17):78)

“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Al-Bukhari no. 657)

“Barangsiapa melaksanakan sholat Subuh secara berjamaah, maka ia berada dalam perlindungan Alloh.” (HR. Ibnu Majah). Hadits shohih.

“Barangsiapa sholat isya secara berjamaah, maka ia bagaikan sholat (malam) setengah malam, dan barangsiapa sholat Subuh secara berjamaah maka ia bagaikan sholat (malam) semalam penuh.” (HR.Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi).

artikel asli : http://sofyansolo.blogspot.com/2012/01/keutamaan-sholat-isya-dan-subuh.html
dan : http://mromi.wordpress.com/2012/06/11/keutamaan-shalat-isya-dan-subuh-dengan-berjamaah/

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

No Spam No Rasis

handapeunpost

Loading...
Tunggu Sebentar Ye
Sedang Memuat Halaman Blog-nya 93 Nih...